Krisis Ubah Gaya Hidup Sebagian Orang

Menabung dan berhemat. Inilah yang akhirnya harus diperbuat sebagian besar warga Indonesia. Bahkan, kalaupun tetap harus hidup konsumtif, barang diskon menjadi pilihan. Survei AC Nielsen belum lama ini menunjukkan berita krisis dan pemutusan hubungan kerja telah mengubah gaya hidup dan cukup menakutkan sebagian orang. Feety salah satunya. Kebiasaannya berbelanja mulai jauh berkurang, menabung jumlahnya semakin ditambah.

Tak ada yang mengetahui ujung krisis ekonomi global. Ada saran sederhana untuk menghadapi krisis. Untuk keluarga kebiasaan konsumtif perlu dikontrol. Ini adalah pesan dari pengamat ekonomi dan penasihat keuangan. Langkah berikutnya adalah mengelola keuangan keluarga agar tetap berkembang. Caranya dengan menerapkan variasi dalam investasi [baca: Tips Keuangan Tahun 2009].

Tidak ada yang kebal krisis. Bahkan, perusahaan sekelas General Motor, raksasa otomotif Amerika Serikat, mulai tumbang. Tiga belas pabriknya di beberapa negara akan ditutup. Meski pinjaman senilai US$ 2 miliar sudah digelontorkan pemerintah Amerika Serikat, sejumlah analis khawatir jumlah ini tak akan mampu memperpanjang "nyawa" General Motor.